Debut Rolex Perpetual Padellone, Kembalinya Desain Klasik dengan Annual Calendar dan Moonphase

“Tunggu dulu! Apa saya nggak salah baca? Rolex baru saja merilis model baru? Bukannya Watches & Wonders sudah lama lewat? Bahkan tahun 2027 saja belum mulai!”
Mungkin kurang lebih seperti itulah pertanyaan yang muncul di benak anda saat pertama kali membaca headline artikel ini.
Memang, cukup jarang Rolex memperkenalkan model baru di luar agenda pameran besar industri jam tangan. Dalam beberapa tahun terakhir, hal seperti ini hanya terjadi pada beberapa kali, seperti saat Rolex merilis Daytona Le Mans untuk merayakan 100 tahun ajang balap legendaris tersebut, perilisan Deepsea Challenge, hingga Deepsea D-Blue Dial.
Namun, mungkin sekarang ada sesuatu yang mulai berubah di Rolex. Perilisan kali ini kembali menunjukkan bagaimana brand asal Swiss tersebut terus berevolusi. Bukan hanya karena waktu peluncurannya yang cukup tidak biasa, tetapi juga karena jam tangan yang diperkenalkan kali ini benar-benar berbeda: dress watch kompleks dengan desain yang terinspirasi dari model vintage, dilengkapi komplikasi annual calendar, serta movement terbaru.
Rolex selama ini memang lebih dikenal lewat koleksi jam tangan sporty seperti Daytona, Submariner, dan GMT-Master. Sementara untuk kategori dress watch, pilihannya relatif lebih terbatas.
Datejust dan Day-Date mungkin bisa masuk dalam pembahasan, meski sebagian orang masih memperdebatkan apakah keduanya benar-benar dapat disebut sebagai dress watch. Model Rolex yang paling dekat dengan karakter tersebut mungkin adalah Cellini, sebelum akhirnya koleksi ini discontinued.
Kalau kamu masih ingat, tiga tahun lalu di Watches & Wonders 2023, Rolex memperkenalkan koleksi Perpetual 1908 sebagai penerus Cellini. Model tersebut membawa Rolex kembali ke dunia dress watch dengan pendekatan yang lebih modern, tetapi tetap mempertahankan sentuhan klasik.
Nah, Rolex Perpetual Padellone yang baru ini pada dasarnya membawa fondasi dari 1908 ke level yang lebih kompleks. Sekarang, mari kita lihat lebih dekat apa saja yang ditawarkan oleh Rolex Perpetual Padellone terbaru ini!

© Rolex
Background Story
Mungkin kamu bertanya-tanya, dari mana sebenarnya nama “Padellone” diambil? Untuk menjawabnya, kita perlu kembali ke salah satu jam tangan vintage Rolex paling menarik, yaitu Ref. 8171 Triple Calendar Moonphase.

Vintage Rolex "Padellone" (Ref. 8171)
Model ini kemudian mendapat julukan “Padellone” dari para kolektor. Dalam bahasa Italia, Padellone kurang lebih berarti “large frying pan” atau “wajan besar”, sebuah nickname yang merujuk pada ukuran case-nya (38mm) yang tergolong besar untuk standar jam tangan pada masanya.
Lalu, apa yang membuat Rolex Ref. 8171 “Padellone” spesial? Pertama, jam tangan ini tergolong cukup kompleks untuk ukuran Rolex pada masanya. Ref. 8171 menggunakan komplikasi triple calendar dengan peripheral date track di tepi dial yang ditunjukkan oleh jarum tanggal di tengah.
Di posisi pukul 12 terdapat dua aperture untuk menampilkan hari dan bulan, sementara pada pukul 6 terdapat small seconds yang dipadukan dengan indikator moonphase, lengkap dengan disc yang dihias secara hand-engraved.
Secara keseluruhan, tampilannya terasa sangat klasik, artistik, bahkan sedikit whimsical — jenis desain yang mungkin lebih mudah diasosiasikan dengan brand seperti Audemars Piguet atau Vacheron Constantin.
Rolex Ref. 8171 “Padellone” pertama kali diperkenalkan pada 1949, sekitar empat tahun setelah debut Datejust dengan Oyster case. Namun, perjalanan model ini terbilang singkat karena produksinya dihentikan pada 1953. Menurut sejumlah sumber, total produksinya diperkirakan hanya sekitar 1.000 hingga 1.200 unit.
Rolex Ref. 8171 tersedia dalam dua pilihan material, yaitu stainless steel dan yellow gold, dengan jumlah produksi versi steel sedikit lebih banyak. Seluruh model menggunakan dial berwarna silver dengan angka tanggal biru di bagian tepi. Untuk hour marker, Rolex menawarkan dua konfigurasi utama: baton marker yang runcing atau faceted triangle marker, dalam warna silver-tone maupun gold. Sebagian besar konfigurasi tersebut kemudian dipadukan dengan Dauphine hands.
Menariknya, meski Oyster case sudah menjadi salah satu ciri penting Rolex saat Ref. 8171 dibuat, Padellone justru bukan bagian dari lini waterproof tersebut. Model ini menggunakan snap case back, sehingga konstruksinya berbeda dari jam tangan Oyster Rolex yang kita kenal.
Desain case-nya juga terasa sangat berbeda dibandingkan Rolex modern. Ukurannya tergolong besar, dengan bentuk case yang tegas serta bezel yang angular. Hampir tidak ada elemen yang langsung mengingatkan kita pada “bahasa desain” Rolex saat ini.
Tetapi kini, secara cukup mengejutkan, konsep tersebut akhirnya kembali. Bahkan kali ini Rolex secara resmi menghidupkan kembali nama “Padellone” untuk model terbarunya.
Desain dan Complications
Dari sisi desain, Rolex Perpetual Padellone terbaru mengambil fondasi dari koleksi Rolex 1908.
Dimulai dari case, model ini sama-sama hadir dengan diameter 39mm (1mm lebih besar dibandingkan Ref. 8171 original). Perbedaannya ada pada ketebalan, di mana Perpetual Padellone memiliki ukuran 12.20mm, lebih tebal dibandingkan 1908 yang hanya 9.5mm. Seperti standar pada lini Perpetual Rolex saat ini, Perpetual Padellone juga menawarkan water resistance hingga 50 meter.

© Rolex
Mengikuti desain Rolex 1908, Rolex Perpetual Padellone terbaru juga hadir dengan fluted bezel yang berada tepat di atas bagian midcase. Bentuk case-nya dibuat dengan profil yang sedikit cembung dan melengkung, lalu mengalir secara halus hingga ke ujung lug yang runcing. Crown-nya juga menggunakan desain fluted, dengan bentuk yang sedikit meruncing dan melebar ke arah luar.
Dari sisi material, jika Ref. 8171 original dulu tersedia dalam stainless steel dan yellow gold, Rolex kini memilih dua material berbeda untuk Perpetual Padellone, yaitu Everose gold dan platinum. Keduanya kemudian dipadukan dengan pilihan leather strap atau Settimo bracelet — bracelet khusus dengan konstruksi tujuh link yang terbuat dari solid gold, yang diperkenalkan Rolex melalui koleksi 1908.
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menarik dari Rolex Perpetual Padellone terbaru: komplikasinya.
Sebagai jam tangan dengan annual calendar, Perpetual Padellone menampilkan hari, tanggal, dan bulan, sekaligus dilengkapi moonphase. Informasi hari dan bulan ditampilkan melalui dua aperture tepat di bawah posisi pukul 12. Sementara itu, tanggal ditunjukkan menggunakan jarum berwarna biru dengan ujung berbentuk bulan sabit yang membingkai angka tanggal pada skala di bagian luar dial.

© Rolex
Di posisi pukul 6 terdapat moonphase display yang kini dibuat dengan pendekatan berbeda. Tidak lagi menggunakan half-aperture seperti Ref. 8171, Rolex menampilkan keseluruhan enamel disc sehingga visual komplikasi ini menjadi jauh lebih menonjol.
Detailnya pun cukup spesial. Representasi full moon dan new moon dibuat menggunakan meteorite. Untuk new moon, material tersebut diberikan finishing dark blue PVD, sementara keduanya dihiasi wajah bergaya vintage dan motif bintang melalui teknik pad printing. Moonphase kemudian dibaca melalui arrow-shaped indicator yang berada tepat di atas display, pendekatan yang juga pernah digunakan Rolex pada koleksi Cellini.
Untuk fungsi penunjuk waktu, seluruhnya tetap terpusat di bagian tengah dial, termasuk hour, minute, dan running seconds. Hands serta hour marker dibuat dengan warna yang menyesuaikan material case, sehingga keseluruhan tampilannya tetap terasa clean dan harmonis.

© Rolex
Jika Ref. 8171 dari era 1950-an masih menggunakan triple calendar konvensional yang bisa membutuhkan koreksi manual hampir setiap bulan, Rolex Perpetual Padellone terbaru membawa konsep tersebut jauh lebih maju.
Kini, komplikasinya berupa annual calendar yang mampu menampilkan hari, tanggal, dan bulan, dengan seluruh indikasi kalender berubah secara instan tepat pada tengah malam. Jam tangan ini juga hanya membutuhkan koreksi manual satu kali dalam setahun — yaitu saat memasuki 1 Maret setelah bulan Februari.
Semua ini dimungkinkan berkat sistem Haplos yang telah dipatenkan Rolex. Mekanisme ini mampu membedakan bulan dengan 30 dan 31 hari secara otomatis, sehingga kalender dapat menyesuaikan pergantian bulan tanpa perlu koreksi manual setiap kali.

© Rolex
Terakhir, kita masuk ke bagian movement. Rolex Perpetual Padellone ditenagai oleh Calibre 7190 terbaru, yang dikembangkan berdasarkan arsitektur Calibre 7135 — movement yang sebelumnya telah diperkenalkan Rolex pada Land-Dweller.
Salah satu teknologi utama yang diwariskan dari Calibre 7135 adalah Dynapulse escapement. Berbeda dari escapement tradisional, sistem direct-impulse ini menyalurkan energi dari escape wheel secara lebih langsung ke balance, sehingga membantu mengurangi friction dan meningkatkan efisiensi transmisi energi.
Dengan berkurangnya gesekan pada mekanisme escapement, distribusi tenaga dapat berlangsung lebih efisien dan stabil, yang pada akhirnya membantu movement mempertahankan tingkat akurasi yang lebih konsisten seiring berjalannya waktu.
Spesifikasi Jam
53505-0002

© Rolex
|
Model |
Perpetual Padellone |
|
Reference |
53505-0002 |
|
Dial Color |
White |
|
Case Material |
Rosegold |
|
Case Diameter |
39mm |
|
Water Resistance |
5 Bars / 50 Meters |
|
Strap / Bracelet |
Leather Strap |
|
Movement |
Automatic |
|
Calibre |
7190 |
|
Power Reserve |
Up to 66 Hours |
53505-0003

© Rolex
|
Model |
Perpetual Padellone |
|
Reference |
53505-0003 |
|
Dial Color |
White |
|
Case Material |
Rosegold |
|
Case Diameter |
39mm |
|
Water Resistance |
5 Bars / 50 Meters |
|
Strap / Bracelet |
Settimo Bracelet (Rose Gold) |
|
Movement |
Automatic |
|
Calibre |
7190 |
|
Power Reserve |
Up to 66 Hours |
53506-0002

© Rolex
|
Model |
Perpetual Padellone |
|
Reference |
53506-0002 |
|
Dial Color |
Ice Blue |
|
Case Material |
Platinum |
|
Case Diameter |
39mm |
|
Water Resistance |
5 Bars / 50 Meters |
|
Strap / Bracelet |
Leather Strap |
|
Movement |
Automatic |
|
Calibre |
7190 |
|
Power Reserve |
Up to 66 Hours |
Baca juga: Rolex Boutique Tertinggi di Dunia Resmi Dibuka di Menara Alpine Setinggi 3.000 Meter
Referensi
"New Perpetual Padellone | New watches 2026 | Rolex®", https://www.rolex.com/watches/new-watches/perpetual-padellone.
Kauzlarich, Mark. “Introducing: The Rolex Perpetual Padellone [Hands-On, Live Pics, Video, Technical Brief, Competition, & Personal Thoughts].”, 15 Sept. 2026, https://www.hodinkee.com/articles/introducing-rolex-perpetual-padellone.
Goulard, Brice. “In-Depth: The New Rolex Perpetual Padellone, The Return of an Icon Now with Annual Calendar and Dynapulse.”, 15 Sept. 2026, https://monochrome-watches.com/2026-rolex-perpetual-padellone-annual-calendar-moonphase-dynapulse-53505-53506-review-video-price/.
“Rolex Perpetual Padellone: A New Annual Calendar for the 1908 Collection.” Swisswatches Magazine, 15 Sept. 2026, https://swisswatches-magazine.com/rolex-perpetual-padellone/.






